statistik

Minggu, 15 Mei 2011

Mengenal LM 35


LM 35 merupakan sebuah Komponen elektronika yang digunakan sebagai sensor suhu atau temperatur  yang berbentuk rangkaian terintegrasi 10mV/ °C dan mempunyai output berupa tegangan yang dapat berubah secara linier dan proporsional terhadap suhu (skala Celcius) yaitu LM35 menghasilkan akurasi sebesar  ± ¼ °C ( ± 0,25°C ) pada suhu ruangan.

Jadi pada suhu 30°C oleh LM35 akan dibaca 29,75°C s/d 30,25°C  

ini gambar dari LM 35:

 
Misalkan batasan suhu yang akan diukur 0°C s/d 40°C

    Dari persamaan Vout= 10mV/ °C  didapatkan
- Pada 0°C, tegangan keluaran adalah
       Vout = 10 mV / °C X 0°C = 0 mV = 0 V

- Pada 40°C, tegangan keluaran adalah
       Vout = 10 mV / °C X 40°C = 400mV = 0,4 V

    Jadi didapatkan rentang tegangan keluaran nya adalah:
                Vout = 0  s/d 0,4 V 

maka dari itu di perlukan Penguat sinyal yang berfungsi untuk menguatkan sinyal analog keluaran dari sensor LM35 sehingga dapat diperoleh ketelitian yang mendekati dari tengangan referensi dari Analog to Digital Converter (ADC) .

Dari rentang tegangan 0 – 0,4V akan dikuatkan dalam rentang Vout = 0 – 5 Volt
Sinyal akan dikuatkan sebesar 10 kali sehingga rentang tegangan keluaran dari sensor suhu akan menjadi Vout = 0 – 4 Volt

lebih jelasnya silahkan download datasheet dari LM 35   disini

nah, disini digunakan penguat sinyal yang bersifat Non-Inverting.

Gambar rangkaian dari Penguat Non-Inverting:



saya akan memberikan contoh program yang akan di tampilkan pada PORTD dan meletakkan PIN Voutput LM 35 pada PORTA yang merupakan Letak dari ADC internal Pada ATMEGA 16.

#include <mega16.h>
#include <delay.h>
#include <stdio.h>
#define ADC_VREF_TYPE 0x60
// Read the 8 most significant bits
// of the AD conversion result
unsigned char read_adc(unsigned char adc_input)
{
ADMUX=adc_input | (ADC_VREF_TYPE & 0xff);
// Delay needed for the stabilization of the ADC input voltage delay_us(10);
// Start the AD conversion
ADCSRA|=0x40;
// Wait for the AD conversion to complete
while ((ADCSRA & 0x10)==0);
ADCSRA|=0x10;
return ADCH;
}
void main (void)
{
float nilai, v_analog;
unsigned char suhu;

DDRA=0x00;

DDRD=0xff;

ADMUX=ADC_VREF_TYPE & 0xff;
ADCSRA=0x84;
while (1)
      {
      nilai=read_adc(0);       // Baca data di ADC.0
    v_analog=(nilai/256)*5;
    suhu=v_analog*10;

    if (suhu>=25)   //suhu    ruangan sebesar >=25 °C
    {
    PORTD.0=1;
   }
    else if (suhu<=20)  // suhu    ruangan sebesar <=20 °C
    {
    PORTD.0=0;
    }
      };
}
   
disini output PORTD menggunakan LED sebagai lampu indikator jika suhu dibawah 20 °C maka lampu akan off dan jika suhu di atas 25 °C maka lampu indikator akan ON.

Ini gambar Simulasi Pake Proteus 7.7





Op-Amp yang saya gunakan disini adalah tipe CA 3140.

datasheet CA 3140 DOWNLOAD DISINI

kalau ada yang pengen tau cara menampilkan suhu LM 35 langsung komen aja,
sekalian kita belajar bareng,,


dan untuk para blogger yang pengen tau keluaran LM 35 yang gak pake  driver(penguat Sinyal) akan saya posting karena menurut saya lebih simple aja karena cuma dibuat proyek biasa cuma bedanya sama yang pake driver Op-Amp bermain-main sama programnya. kalau para blogger disini pengen dipakai untuk proyek yang kompleks mending saya rekomendasikan pake driver op-amp dan rangkaian Filter.

tapi diharap sabar ya, kebetulan tugas akhir microcontroller saya akan membahas LM 35 yang gak pake driver(plug and play) nantiny juga akan saya share simulasinya menggunakan Proteus 7.7 .
 

silahkan kalau ada yang mau didiskusikan langsung komen aja.
mohon maaf jika ada yang salah, disini saya juga masih belajar.

0 komentar:

Posting Komentar